Langsung ke konten utama

Puisi serta unsur - unsur Pembangunannya

Puisi
Secara etimologi, kata puisi dalam bahasa yunani yaitu poesis ynag artinya penciptaan.  Adapun puisi adalah bentuk karya sastra yang terikat oleh irama, rima dan penyusun bait dan baris yang bahasanya terlihat indah dan penuh makna.
puisi ini terdiri dari puisi lama dan puisi baru. puisi lama adalah pantun dan syair. sedangkan puisi baru tidak terikat pada bait, jimlah baris, atau sajak dalam penulisannya. sehingga puisi baru disebut puisi bebas.
Shahnon Ahmad menyimpulkan bahwa pengertian puisi  terdapat garis-garis  besar tentang puisi itu sebenarnya. unsure-unsur itu berupa emosi, imajinasi, pemikiran, ide, nada, irama, kesan pancaindra, susunan kata, kata kiasan, kepadatan dan perasaan yang bercampur-baur.
Adapun unsure-unsur pembangunnya terdiri dari dua yaitu :
1. Unsur Interinsik Puisi
Puisi merupakan sebuah karya sastra yang memadukan keindahan bunyi dan kata dengan makna yang cukup banyak. puisi sendiri sudah ada sejak zaman dahulu. penyair yang membuat dan membacakan puisi biasanya memiliki maksud dan tujuan tersendiri yang ingin disampaikan kepada pendengar dan pembacanya. adapun unsure pembangunnya:
a. Tema
merupakan dasar seorang penyair dalam membuat puisinya. biasanya tema yang diambil oleh penyair akan berhubungan erat dengan keadaan sekitar penyair atau bisa jadi keadaan hati sang penyair.

b. Rasa
Merupakan perasaan sang penyair ketika menulis atau membaca puisi. perasaan tersebut akan berpengaruh besar terhadap intonasi dan pembawaan penyair dalam membacakan puisinya.

c.  Gaya Bahasa 
Merupakan pemilihan kata atau diksi untuk menunjukkan keindahan dalam suatu puisi dan untuk memberikan efek seribu makna pada puisi yang dibuat oleh penyair.

d. Imujinasi
Merupakan gaya pembawaan dalam pembacaan puisi dimana sang penyair akan larut dalam puisinya. gerak tubuh seakan-akan mengikuti puisi tersebut tanpa disadari dan dipersiapkan sebelumnya. 

e. Rima dan Irama
Merupakan pemilihan kata pada bagian akhir baris puisi. sedangkan irama adalah intonasi atau naik turunnya bunyi dalam membaca sebuah puisi. Rima yang digunakan akan menambah indah puisi. sedangkan intonasi atau irama yang digunakan akan memperkuat suasana dan makna puisi.

f. Amanat
Merupakan pesan yang ingin disampaikan penyair kepada pendengar atau pembaca puisi. amanat dalam puisi tidak bisa diprediksikan karena satu puisi dapat memiliki berjuta amanat.
Unsure Bahasa Puisi
Puisi memiliki beberapa unsure kebahasaan yang digunakan untuk manambah indah dan membuat makna lebih dalam.

2.Unsure Bahasa Puisi
Puisi memiliki beberapa unsure kebahasaan yang digunakan untuk manambah indah dan membuat makna lebih dalam.
a.  Tipografi
Merupakan bentuk tulisan puisi tersebut. menjadi hak penyair bagaimana puisinya ditulis. apakah rata tengah, rata kanan, dibentuk hati, dibentuk daun, atau dibentuk benda lainnya. Tipografi juga menambah dalam makna dalam sebuah puisi.

b.  Diksa
Merupakan pemilihan kata dimana seorang penyair akan memilih kata yang tepat dan memiliki seribu makna untuk emwakili perasaannya.

c.  Konotasi
Merupakan makna yang tidak sebenarnya atau tidak sesuai dengan arti kata dengan kamus. contoh :’hatiku seperti terbakar’. jika makna terbakar aslinya adlah terkena api. maka makna terbakar dalam kutipan tersebut adlah sangat marah sekali. 

d. Lambang/ Simbol 
Sebuah kata biasa untuk menyembunyikan makna sesungguhnya dari puisi tersebut. contoh ‘ini sisirku’. sisir melambangkan sebuah kebanggan bagi sang penyair.

e. Rima
Merupakan pemilihan kata yang bisa memperindah bunyi apabila dibacakan. contoh : hatiku akan sedih melihatmu terlatih diujung rintih.

f. Majas
Merupakan gaya bahasa yang digunakan dalam puisi. total kesulurhan majas  adalah 54 buah. majas yang paling sering muncul dalam sebuah puisi, yaitu metafora  ( majas perbandingan langsung contoh perasaanku jernih seperti embun pagi), simile (majas yang menggunakan kata bagai, seperti , bak, dan sejenisnya, contoh: kau cantik seperti bidadari), personifikasi (majas memanusiakan benda mati, contoh: batu itu berbicara), dan hiperbola (majas melebih-lebihkan, contoh :perutku teramat amat sakit).

g. Pencitraan 
Merupakan makna atau gambaran yang didapatkan melalui kata yang digunakan yang seakan-akan indra dari dari pembaca atau pendengar juga melakukan apa yang terdapat dalam puisi. pencitraan dalam puisi terbagi menjadi pencitraan pendengar, penglihat, pengecap, pembau dan gerak.

Postingan populer dari blog ini

Cara Membuat Keripik Pisang Asin Khas Malang: Gurih dan Renyah!

  Cara Membuat Keripik Pisang Asin Khas Malang: Gurih dan Renyah! Keripik pisang asin khas Malang dikenal dengan rasanya yang khas dan menjadi oleh-oleh favorit. Teksturnya yang renyah dan rasa gurihnya yang pas membuatnya digemari banyak orang. Kini, Anda bisa mencoba membuatnya sendiri di rumah dengan panduan berikut! Bahan-bahan: • Pisang kepok matang (pilih yang masih agak mengkal) • Garam secukupnya • Minyak goreng secukupnya Alat yang Dibutuhkan: • Pisau tajam • Wajan untuk menggoreng • Saringan atau keranjang Langkah-Langkah Membuat: 1. Iris Pisang: Kupas kulit pisang, lalu potong tipis-tipis. Usahakan ketebalannya sama agar pisang matang merata saat digoreng. 2. Taburi Garam: Letakkan irisan pisang dalam wadah, lalu taburi garam secukupnya. Aduk hingga semua irisan pisang terbalut garam. 3. Goreng Pisang: Panaskan minyak di wajan dengan api sedang. Goreng irisan pisang hingga berubah warna menjadi kuning keemasan dan kering. Angkat, lalu ...

Tokoh Sastra Arab Palestina ; Mahmoud Darwish

  Tokoh Sastra Arab Palestina ; Mahmoud Darwish                Salah satu Seorang sastrawan yang sangat termasyhur di anatara kalangan para penyair khususnya sastrawan arab siapa lagi kalau bukan Mahmoed Darwish. Tak asing lagi kita mendengar nama ini. Seorang penyair yang banyak akan karya dan seninya yang sangat indah serta menginspirasi. Darwish merupakan sastrawan yang lahir di Al birweh Palestina pada tanggal 13 Maret 1941. Ia merupakan penyair yang telah dapat banyak penghargaan atas karyanya yang luar biasa.             Jika kita menilik sejarah hidupnya, ia telah melewati dan menyaksikan kehancuran desa-desa tempat kelahirannya. Yang mana peristiwa perang rerusuhan antara negara Palestina dan Israel sekitar tahun 1948. Hancur balaunya daerah Palestina membuat tragedi kemanusiaan yang tragis selama bertahun – tahun. Tak gencar dari konflik ters...

Cara Membuat Keripik Pisang Manis Rendah Gula dan Menyehatkan

  Cara Membuat Keripik Pisang Manis Rendah Gula dan Menyehatkan Keripik pisang merupakan camilan populer yang enak dan bisa menjadi pilihan camilan sehat jika dibuat dengan cara yang tepat. Dengan sedikit modifikasi, Anda bisa membuat keripik pisang manis yang rendah gula dan tetap menyehatkan. Berikut adalah langkah-langkah cara membuat keripik pisang manis rendah gula dan menyehatkan: Bahan-bahan: 4 buah pisang matang (jenis pisang tanduk atau pisang raja lebih disarankan) 1 sendok teh kayu manis bubuk (opsional, untuk aroma) 1-2 sendok teh madu (sebagai pengganti gula) 1 sendok makan air jeruk nipis 1 sendok makan minyak kelapa (untuk menggoreng) Sejumput garam laut (opsional, untuk menambah rasa) Langkah-langkah: Persiapkan Pisang Pilih pisang yang matang sempurna, tetapi tidak terlalu lembek. Pisang yang masih sedikit keras akan memberikan tekstur keripik yang lebih baik. Kupas pisang, lalu iris tipis-tipis dengan ketebalan sekitar 2 mm. Semakin tipis irisan pis...