Nawal El Saadawi
Nawal Sa;Dawi Merupakan Salah Satu Sastrawan
Wanita Yang Terkenal. Jika Kita Mencari Di Internet Akan Muncul Banyak Artikel
Yang Menyanjung Atas Karyanya Yang Luar Biasa Terutama Keberaniannya Dan
Perjuangannya Terhadap Pembela Feminis Di Arab.
Kata – Kata Yang Masih Terkenang Para
Sastrawan Dan Pecinta Sastra Adalah “Menulis
Adalah Senjata Untuk Melawan Sistem—Yang Memperoleh Otoritasnya Dari Kekuasaan
Autokratis Yang Selama Ini Dipraktikan Oleh Para Penguasa Negara, Juga Ayah
Atau Suami Dalam Keluarga. Bagiku, Kata-Kata Tersurat Serupa Pemberontakan
Terhadap Ketidakadilan Yang Dilakukan Atas Nama Agama, Atau Moral, Atau Cinta,”
Demikian Tulis Nawal El Saadawi Dalam Memoar A Daughter Of Isis (1999).
Nawal El Sa’dawi Lahir Di
Pinggiran Desa Kafir Tahla Mesir Pada Tahun 1931M. Ia Dibesarkan Dalam Keluarga
Sederhana, Ayahnya Seorang Pejabat Pemerintahan Dengan Gajih Kecil Dan Ibunya
Berasal Dari Kelurga Kaya Raya.
Ia Menyandang Gelar Kedokteran
Di Universitas Kairo Mesir. Kemudian Ia Bekerja Menjadi Dokter Hingga
Melanjutkan Studi Dibidang Psikiater. Karirnya Berlanjut Sehingga Menjadi
Direktur Kesehatan Masyarakat Yang Diangkat Oleh Pemerintahan Mesir.
Meskipun Ia Sibuk Dalam
Karirnya, Ia Tetap Menekuni Penulisan. Pada 1972 Bukunya Nonfiksi Yang Berjudul Women And Sex Yang Menjelaskan
Mengenai Hak Perempuan Dan Penindasan. Dari Hal Tersebut Menjadi Kontroversial
Dan Nawal El Sa’dawi Terpaksa Dipecat
Dari Jabatannya Dikedudukan Pemerintah.
Karena Tulisan – Tulisannya Yang
Berani Nawal Terjerumus Dalam Bahaya – Bahaya Yang Ia Hadapi Setelah Terjadinya
Kontroversial Terhadap Karyanya Tersebut.. Hingga Pada Tahun 1981 Ia
Dipenjerakan Oleh Pemerintah Atas Karyanya. Akan Tetapi Hobinya Tidak Surut
Atas Hal Tersebut, Ia Tetap Menuangkan Ide Dan Pemikirannya Melalui Tisu
Toilet.
Beberapa Karyanya Nawal Adalah Memoirs Of A Woman Doctor, The
Absent One, Two Women In One, Woman At Point Zero, Hingga Ganat And The Devil, Women And Sex, Woman
Is The Origin, Men And Sex, The Naked Face Of Arab Women, A New Battle In Arab
Women Liberation, Collection Of Essays Hingga Breaking Down Barriers.