Tokoh sastra arab jahiliyyah
Sastra merupakan sebuah karya agung yang sangat identik dengan tulisan. Tulisan- tulisan yang dapat menyentuh emosi para pembaca menjadi suatu peninggalan dari penulis yang tak ternilai dengan apapun.
Karya-karya tersebut menjadi inspirasi bagi para menulis pada masa ke masa. Seperi mana yang kita ketahui sastra arab bermula dari masa jahliyah, sastra arab jahiliyah tak ada habisnya terkenal hingga masa kini. Dengan gaya-gaya tulisan yang sangat indah dengan retorika nan unik para sastrawan dapat menarik para pujangga.
Beberapa tokoh sastra arab yang terkenal di masa jahiliyyah diantaranya adalah Imru’ul Qois, Zhuhair bin Abi Sulma, Nabighoh Adzibyani, Labid bin Robiah, Amr ibn Kultsum, Al Harits bin Hillizah, Khonsa dan lain sebagainya.
1. Umrul Qois
Nama lengkap umrul Qois adalah Umrul Qois bin Hujr Alkindi. Umrul Qois dibesarkan dalam kehidupan kemewahan dilingkungan kerajaan. Ia merupakan seorang penyair terkenal dengan sebutan raja bayangan. Sebutan tersebut disematkan kepadanya karena ia telah mengalami penderitaan diasingkan dari kerajaan setelah ayahnya dibunuh. Umrul Qois sangat memiliki pengaruh besar dalam karya sastra karena ia dianggap sebagai penyair pertama yang menciptakan cara menarik perhatian istifokus shohbi, khususnya dalam percintaan. Selain julukan raja bayangan, ia memiliki julukan khusus diantara para sastrawan jahiliyyah yakni Almalik Addalil yang berarti raja dari segala penyair.
Salah satu syairnya yang terkenal adalah tentang kegelisahan dan kemalangannya di malam hari. Ia merasa malam begitu panjang sehingga ia selalu menginginkan datangnya pagi.
وليل كموج البحر أرخى سدوله # علي بأنوع الهموم ليبتل
فقلت له لما تمطى بصلبه # واردف اعجازا وناء بكلكل
اﻻايهاالليل الطويل اﻻ انجلى# بصبح وما اﻻء صباح منك بأمثل
فيا لك من ليل كان نجومه # بكل مغار الفتل شدت بيذ بل
Artinya: “ Malam bagaikan gelombang samudra menyelimutkan tirainya padaku, dengan kesedihan untuk membencanaiku, aku berkata padanya kala ia menggeliat merentang tulang punggungnya dan siap melompat menerkam mangsanya, wahai malam panjang kenapa engkau tidak segera beranjak pergi yang digantikan pagi yang tiada pagi seindah kamu, Oh… malam yang gemintangnya, bagaikan terjerat ikatan yang kuat.”
2. Zuhair Bin Abi Sulma
Sastrawan arab jahiliyyah yang terkenal selanjutnya adalah Zuhair bin Abi Sulma. Ia merupakan salah satu penyair yang tersohor pada abad ke-6 dan ke-7 masehi. Zuhair dibesarkan dalam nasab yang hampir semuanya merupakan penyair. Mulai dari bapaknya, saudara-saudaranya hingga pamannya penyair. Karyanya yang sangat terkenal adalah Mua’laqot Qosidah burdah yang merupakan ungkapan Zuhair kepada Nabi Muhammad SAW sebeum ia menjadi seorang muallaf. Dalam setiap tulisannya Zuhair akan membubuhkan hikmah didalamnya.
Zuhair juga dikenal dengan penyair yang sangat qonaah dan tak pernah lupuh dari jalan lurus. Sehingga dengan sifatnya tersebut ia merupakan tokoh sastra arab jahiliyyah yang paling ideal pada masanya.
3. An nabighoh Adzibyani
Penyair ini memiliki nama orisinal An-Nabighah Az-Zibyani Abu Umamah Ziyad bin Muawiyah. tetapi, beliau lebih populer dengan panggilan an-Nabighah, yg berarti seorang yang pandai berpuisi, karena memang sejak muda beliau pandai berpuisi. An-Nabighahmerupakan salah seseorang tokoh-tokoh terkemuka Arab Jahiliyyah dan pula untuk menjadi dewan hakim pada lomba puisi yg diadakan padapasar Ukadz.
Penyair ini selalu berusaha mendekatkan dirinyapada para pembesar dan menghasilkan puisinya menjadi alat yang pagar ampuh buat menerima kedudukan serta kekayaan bernyanyi sebab itu dia kerapkali dihasut oleh lawannya. ahli peneliti syair melihat bahwa nabighah al-Dzubyani adalah pujangga masa pertama jahiliyah, bahkan ada yg mengakibatkan syairnya merupakan titik puncak keindahan serta kehalusan syair jahiliyah dan para perawi masukkan beliau menjadiashab mua'llaqat.
Syairnyamemiliki sekitar khas akan lincahnya istilah-istilah, jelasnya arti, menjaganya, sedikit kelebihan-labihan hingga pada orang yang yg berkiprah dalam bidang sya'ir mirip jazir menganggapnya ia adalah penyair yang pagar akbar serta paling asik dalam bidang sya'ir.